This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Rekayasa Jalan Raya II. Show all posts
Showing posts with label Rekayasa Jalan Raya II. Show all posts

Friday, 16 March 2012

Jenis-jenis perkerasan

Jenis-jenis perkerasana. perkerasan kaku (rigit pavement)
b. Perkerasan gabungan (composite pavement)
c. Perkerasan lentur (flexible pavement)

a. Perkerasan kaku : perkerasan dengan menggunakan semen sebagai pengikat. Pelat beton dengan atau tanpa tulangan, contohnya slab-slab beton.

b. Perkerasan gabungan : gabungan antara perkerasan kaku dengan perkerasan lentur, biasanya menggunakan aspal, semen, besi, dan baja.
contohnya pada jembatan.

c. Perkerasan lentur : perkerasan yang bahan pengikatnya aspal, dan beban-bebannya disebarkan.

Teori pembebanan pada perkerasan lentur

Beban disebarkan kebawah dalam bentuk kerucut dengan sudut 45-60'

Tytb = P/A

P = konstan

>> Semakin kebawah T yang timbul/terjadi semakin kecil
>> Berdasarkan prinsip ekonomi material yang digunakan semakin kebawah semakin kurang mutunya

Kualitas material
lapisan surface : kualitas material yang paling baik
lapisan base : kualitas material berkurang
lapisan subbase : kualitas material rendah
maka perkerasan dibuat berlapis-lapis / layers system dengan kualitas material semakin berkurang

surface / lapis permukaan
lapisan pondasi atas (LPA)/ base course
lapisan pondasi bawah (LPB)/ subbase course
tanah dasar (sub grade)

Faktor-faktor yang digunakan pada perencanaan perkerasan lentur jalan.

Faktor-faktor yang digunakan pada perencanaan perkerasan lentur jalan.
Secara umum faktor-faktor tersebut adalah :
1. Beban lalu lintas
2. Repetisi beban
3. Keadaan medan/ lokasi(kelandaian, temperatur, air)
4. Kualitas material yang dipakai
5. Umur perencanaan
6. Kualitas tanah dasar

Menurut Bina Marga : Sepeda motor, becak, tidak masuk hitungan beban jalan
Menurut Bina Marga, Jenis Kendaraan dibagi 2 :
1. Kendaraan ringan >> 2 ton < 5 ton
2. Kendaraan berat > 5 ton

Tekanan pada jalan raya lebih besar akibat angin pada ban yang besar.

Material Perkerasan Lentur

Material perkerasan lentur jalan raya
1. Agregat
2. Aspal, dengan bahan tambahan atau tanpa bahan tambahan

Sifat permukaan tanah yang tidak seragam, tidak kuat menahan beban roda, dan mudah atau tidak tahan iklim (air hujan dan panas matahari). Maka digunakan material yang kuat dan awet. Contoh material tersebut adalah agregat dan aspal. Agregat mampu menerima beban lalu lintas, tahan cuaca dan durable karena bentuknya yang berbutir-butir. Aspal digunakan sebagai bahan pengikat karena sangat kuat merekat dan dapat melindungi perkerasan agar tidak dimasuki oleh air.
Gradasi agregat adalah kumpulan/susunan ukuran butiran agregat dari yang kasar sampai halus.