This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Rekayasa Bahan dan Tebal Perkerasan. Show all posts
Showing posts with label Rekayasa Bahan dan Tebal Perkerasan. Show all posts

Tuesday, 13 March 2012

Perkenalan Rekayasa Bahan dan Tebal Perkerasan

Rekayasa Bahan dan Tebal Perkerasan
Kamis, 08 September 2011
Oleh : Dr. Ir. Sofyan, M. Sc.Eng

Sistem Penilaian:
Kehadiran 10%
Kuis 15%
Tugas 10%
UTS 25%
UAS 40%

Buku rujukan:
Principles of Pavement Design, halaman 223-400, 1980, E.J. Yoder dan M.B. Wittzah, John Wiley & Sons Inc
Highway Engineering halaman 410-452, Daud H. Wright, 1996, John Wiley.
Rekayasa Bahan dan Tebal Perkerasan Jalan, Tim Transportasi, Ir. Bukhari
Beton Aspal Campuran Panas, Silvia Sukirman, 2003
Rekayasa Struktur dan Perkerasan, Dr. Ir. Djunaidi Kosasi, ITB
AASHTO
ASTM
British Standard
The Asphalt Istitute
The Japan Road

Secara umum, mata kuliah ini bertujuan untuk mempelajari tentang bahan-bahan/material untuk perkerasan jalan.
Tujuan khusus:
Mampu mengenali dan menganalisis material/bahan yang layak digunakan untuk perkerasan jalan raya
Jika ada suatu operasi dimana material/bahan kurang layak, maka dapat dilakukan engineering(rekayasa) untuk mendapatkan material yang baik.
Menganalisis dan mengenali proses pengujian material di laboratorium maupun di lapangan.

Prinsip layer by layer merupakan prinsip pengerjaan perkerasan jalan yang berlapis-lapis. Mulai dari tanah dasar, lapis pondasi bawah, lapis pondasi atas, dan lapis permukaan. Lapisan-lapisan tersebut menerima beban kendaraan kemudian meneruskan atau mendistribusikan beban tersebut ke lapisan di bawahnya (pendistribusian muatan).

Monday, 12 March 2012

Klasifikasi Agregat Menurut AASHTO

Pertemuan 5 – Rekayasa Bahan dan Tebal Perkerasan
Kamis, 06 Oktober 2011
Dosen : Ir Bukhari RA, M.Eng

Klasifikasi Agregat

Klasifikasi agregat adalah mengelompokkan agregat berdasarkan sifat-sifat teknik dan karakteristiknya. Sifat dan karakteristik agregat itu bermacam-macam, baik menurut susunan butiran tertentu dan ukurannya. Ada yang suka air (hidrophilic), agregat jenis ini mudah mengembang jika kena air, dan menyebabkan stabilitasnya terganggu. Ada juga yang hidrophobic (benci air).

Secara umum, karakteristik agregat dapat di lakukan sebagai berikut:

Secara langsung di lapangan oleh teknisi.
Karakteristik ini dapat langsung di kenali oleh pemilih agregat. Contohnya tanah lempung. Tanah ini terlalu banyak butiran halaus. Bagus ketika dipadatkan. Tetapi ketika menerima tekanan, butiran-butirannya akan mudah meluruh, sehingga menjadi tidak stabil.

Karakteristik struktur di laboratorium.
Di laboratorium terdapat alat-alat untuk menguji karakteristik agregat.
Contohnya:
uji CBR (menguji besarnya daya dukung tanah tersebut, atau mengetahui besar beban yang dapat diterima tanah tersebut).
Compaction (uji pemadatan, untuk mengetahui gamma yang dicapai/ kepadatan maksimum tanah tersebut)

Penentuan dari kepadatan dan kekasaran butir di lapangan.

Cara mengklasifikasi agregat yang paling dikenal saat ini adalah AASHTO dan USCS.

AASHTO (The American Association of State Highway and Transportation Official)
Berdasarkan klasifikasi AASHTO, agregat dibagi 2:
Agregat berbutir kasar
Agregat berbutir halus

Agregat berbutir kasar terdiri dari: A-1, A-2, dan A-3
Agregat berbutir halus terdiri dari: A-4, A-5, A-6, dan A-7

A-1 >> kondisi dari agregat berbutir kasar sampai halus, dengan pengikat non plastis atau tanpa bahan pengikat.
A-2 >> agregat kasar tapi bats kerikil dengan pasir
A-3 >> pasir halus, termasuk debu. Dapat bercampur dengan pasir dengan lempung atau lanau. Masih non plastis.
A-4 >> lempung yang non plastis atau sedikit plastis.
A-5 >> Sama seperti A-4, tetapi elastis.
A-6 >> lempung plastis
A-7 >> kata bapak tanah humus karena bervolume besar, tetapi di buku katanya tanah humus tidak termasuk. (akan dicari referensi selanjutnya)

Kesimpulannya:
Dari A-1 sampai A-7, makin ke bawah makin halus ukuran butirannya dan makin ke bawah makin plastis.

non plastis >> tidak bisa mempertahankan bentuk. Bagian ini masih agak bingung saya. Mau bertanya, tetapi penjelasan beliau sudah sangat banyak tentang ini. Akan saya cari referensi lain.

Terus kami bahas tabel 1.2 yang ada pada modul Rekayasa Bahan dan Tebal Perkerasan Jalan Raya karangan Ir. Bukhari RA, M.Eng, dkk. Tabel Klasifikasi Agregat Berdasarkan AASHTO.

data yang diperlukan untuk mengklasifikasi agregat berdasarkan AASHTO adalah
Analisa Saringan
Sifat fraksi yang lewat saringan #40
LL
PI

#40 >> saringan pada batas plastisitas, lolos saringan 40 artinya material tersebut mempunyai plastisitas.
#10 >> saringan yang memisahkan agregat kasar dengan agregat halus (Menurut Bina Marga)
tertahan #10 >> agregat kasar
lolos #10 >> agregat halus (tetapi tertahan #200)
#200 >> lolos saringan 200 adalah filler (bahan pengisi).

LL (Liquid Limit) >> kadar air batas dimana tahan bersifat plastis menjadi cair.
Cair >> material tidak bisa mempertahankan bentuk.
Plastis >> material bisa mempertahankan bentuk.
Elastis >> bisa dibentuk sesuai keinginan.

Sumber :  Rekayasa Bahan dan Tebal Perkerasan - Ir. Bukhari RA, M. Eng  dkk

Ditulis oleh:
Juliana Fisaini
Mahasiswa Teknik Sipil Unsyiah