Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Showing posts with label Teknologi Beton. Show all posts
Showing posts with label Teknologi Beton. Show all posts
Perencanaan konstruksi : mencipkan design kontruksi yg aman dan modern dengan mengakomodir semua aspek kebutuhan fungsi bangunan (konstruksi), keinginan client dan keindahan arsitektural.
Pelaksanaan konstruksi : dicapai dengan pengukuran, testing, pemeriksaan agar mutu material yang dihasilkan sesuai dgn spesifikasi teknis serta pengawasan terhadap kualitas struktur yang dihasilkan.
Tahapan quality control :
penerimaan material
selama proses fabrikasi
saat selesai pekerjaan
Quality control membutuhkan biaya, tetapi tidak seberapa jika dibandingkan dengan kerugian materi dan moril.
Apabila kualitas struktur sangat rendah, pada akhirnya akan menyebabkan kegagalan struktur (collapse).
Pembongkaran kontruksi beton harus dihindari kaarena :
mengganggu kekuatan kontruksi secara keseluruhan
membutuhkan biaya tambahan yang harus ditanggung kontraktor
mengganggu jadwal pelaksanaan pekerjaan
mempengaruhi kondite perusahaan
Quality control saat pelaksanaan kontruksi
Hal2 yang diperhatikan adalah :
tidak ada kesalahan ukuran dari cetakan, pemasangannya harus tegak lurus, penempatan elemen2 struktur benar2 sesuai
pemeriksaan baja tulangan (ukuran, penempatan)
panjang penyaluran
sambungan tul balok dan kolom
sambungan tulangan plat lantai dan balok
jarak antar tulangan atas dan bawah, terutama pada plat lantai
beton deking
3. selama pelaksanaan pengecoran
perencanaan campuran (mix design)
pemeriksaan slump
pengawasan mutu beton dgn sampel silinder dan kubus.
a) jumlah sampel : 1 buah tiap 10 cm^3 coran (beton kelas I), 1 buah tiap 20 m3 coran (beton kelas II), 1 buah tiap 50 m3 coran (beton kelas III)
workability/ kelecakan : kemudahan pengerjaan beton, dimana placing, compacting tidak menyebabkan timbulnya efek negatif berupa segregasi dan pendarahan atau bleeding.
3 hal yang berhubungan dengan workabilitas :
kompaktibilitas : kemudahan mengeluarkan udara dan pemadatan
mobilitas : kemudahan mengisi acuan dan membungkus tulangan
Stabilitas : kemampuan untuk tetap menjadi massa homogen tanpa pemisahan.
apabila ke 3 hal yang baik ini BAIK, maka workabilitas juga baik.
istilah lain :
konsistensi : derajat kebasahan dari campuran atau kemampuan untuk mengalir
plastisitas : kemampuan untuk dibentuk tanpa kehilangan kontinuitas, dan mampu mempertahankan bentuk.
setting time : waktu pengikatan dan pengerasan pasta semen, dari campuran yang dapat mengalir bebas menjadi material yang sudah kehilangan kemampuan berubah bentuk yang terbatas. trdiri atas waktu pengikatan awal (initial set) dan waktu pengikatan akhir (final set)
Initial set menyebabkan pasta semen menjadi kaku dan sukar dikerjakan, tetapi mortal masih belum mempunyai kekuatan. Waktu pengikatan awal minimum adalah 45 menit.
proses pengerasan berlanjut hingga pasta semen akan mengikat kekakuannya dan mempunyai kekuatan dan modulus elastisitas tertentu (final test) waktu pengikatan akhir ini adalah 6-10 jam.
beton harus mampu menghadapi segala kondisi dimana dia direncanakan, tanpa mengalami kerusakan (deteriorate) selama jangka waktu layannya ( service ability). Beton yang demikian disebut mempunyai ketahanan yang tinggi (durable)
Berkurangnya durabilitas beton dapat disebabkan oleh :
1. pengaruh fisik
2. pengaruh kimia
3. pengaruh mekanis
pengaruh fisik (physical attack) : pelapukan oleh cuaca
• membeku dan mencair (freezing and thawing), terjadi pada pasta semen dan aggregate
• basah dan kering bergantian, terjadi pada pasta semen
• perubahan temperatur yang drastis, terjadi pada pasta semen dan aggregate
pengaruh kimia (chemical attack) : penetras larutan / unsur kimia kedalam beton
• serangan sulfat, terjadi pada pasta semen
• reaksi alkali-aggregate, terjadi pada aggregat
• serangan asam dan alkalis, terjadi pada pasta semen
• korosi baja tulangan, terjadi pada tulangan
pengaruh mekanis
• perubahan volume akibat perbedaan sifat thermal dari aggregat thd pasta semen, terjadi pada pasta semen dan aggregat
• abrasi (pengikisan), terjadi pada pasta semen dan aggregat
• aksi elektrolisis, terjadi pada pasta semen
sifat beton yang paling penting agar memiliki ketahanan yang tinggi dari pengaruh diatas adalah permeabelitas beton yang terdiri atas :
• permeabelitas thd udara
• permeabelitas thd zat cair
beton dengan durabilitas tinggi
1. kepadatan struktur tinggi
2. porositas rendah
3. permeabelitas rendah
4. tahan terhadap pengaruh lingkungan (pembekuan, serangan sulfat dan alkasi, korosi)
5. masa layan struktur panjang
dapat dicapai dengan :
• beton mutu tinggi (high-strength concrete)
• beton mutu ultra tinggi (ultra high-strength concrete)
• beton tanpa pemadatan (self-compacting concrete)
komponen
Type
Penyebab Terjadinya
Faktor Lingkungan Pemicu
Variabel untuk pencegahan
Semen
Tidak tentu
Pengembangan volume
Kelembaban
Kadar gypsum dan magnesia
Retak susut
Gaya akibat temperatur
Temperatur
Panas hidrasi, tingkat pendinginan
aggregate
Reaksi alkali – silica
Pengembangan volume
Kelebihan kelembaban
Alkali dalam semen, komposisi aggregate
Retak D
Tekanan hidrolis
Pembekuan dan pencairan
Absorpsi aggregate, diameter aggregate maksimum
Pasta semen
Susut Plastis
Kehilangan kelembaban
Angin, temperatur, kelembaban relatif
Temperatur beton, prlindungan permukaan beton
Susut
Pengembangan volume
Kelembaban relatif
Mix design, laju pengeringan
Serangan sulfat
Pengembangan volume
Ion-ion sulfat
Mix design, type semen, admixtures
Pengembangan panas
Pengembangan volume
Perubahan temperatur
Tingkat perubahan temperatur
Beton
Settlement
Konsolidasi beton p;astis di sekeliling tulangan
-
Slump, selimut beton, diameter tulangan
Tulangan
Korosi Elektro-kimia
Pengembangan volume
Oksigen, kelembaban
Selimut beton, permeabelitas beton
pengujian/pembebanan beton
detructive tests
• teknik pengujian (load control, displacement control)
• prosedur dan peraturan (codes)
• pengujian material
• jenis pengujian (uji tekan, uji tarik, uji belah, uji lentur)
• faktor-faktor yang mempengaruhi kekuatan beto (jenis pembebanan, kecepatan pembebanan, metode pengujian, bentuk dan dimensi benda uji, dll)
non-destructive tests
• hammer test
• core drill
• ultra sonic velocity pulse (bisa untuk beton umur muda)
• acoustic emission testing
• leak testing
• liquid penetrant testing
• infrared and thermaltesting
Evaluasi Mutu Beton
pengujian langsung (destructive test)
Hasil pengerjaan beton dapat diterima jika kekuatan tekannya memenuhi dua syarat berikut (pedoman beton 1989, pasal 4.7) :
1. nilai rata-rata dari hasil uji tidak kurang dari : (f'c + 0,8 S)
2. tidak satupun dari benda uji yang nilainya kurang dari 0,85 f'c
S= (sigma n, i=1 (f'ci - f'c)^2 / n-1 )
f'c = sigma n, i= 1 f'ci / n
S = standar deviasi (kg/cm2)
f'ci = kuat tekan beton ke-i (kg/cm2)
f'c = nilai rata2 kuat tekan beton (kg/cm2)
n= jumlah benda uji
Core drill: diameter 76 mm, diameter 92 mm
berdasarkan sk sni t 16 1991 03 :
kekuatan tekan rata-rata masing2 3 benda uji minimal 0,85 f'c
kekuatan tekan masing2 hasil uji minimal 0,75 f'c
Hammer test : menggunakan schmidt Hammer, menentukan keseragaman dari sifat-sifat mekanis elemen struktur, mengevaluasi hanya area lokal dan lapisan permukaan beton, tidak dapat mendeteksi retak dalam.
Ultrasonic Pulse Velocity : dapat mendeteksi retak dalam dan pori udara, dapat merekam aliran gelombang tegangan untuk analisis, membutuhkan akses terhadap dua sisi permukaan elemen struktur yang akan di test.
magnetic methods : dapat mengevaluasi area yang luas dari struktur, dapat mendeteksi lokasi dan arah dari tulangan, shear connector, serta mendeteksi ukuran tulangan.
Non Destructive Test : Drilled cores, smith hammer, ultrasonic pulse velocity
Partial Destructive Test : Pull-out, pull-off, Break-off, Penetration resistant
Analisa uji karatan besi tulangan
angka pH tinggi (> 11,5) dan kandungan chloride rendah : >>> tidak ada karatan.
Angka pH tinggi dan kandungan chloride > 0,4 % - 0,6 % berat semen : >> terancam terjadi karatan.
Angka pH rendah dan kandungan chloride > 0,4 % - 0,6 % berat semen : >> peluang berkarat tinggi.
beton prategang (parsial, penuh, pre tension, post tension, external)
beton polimer terdiri dari :
polimer concrete : polimer sebagai bahan pengikat (berbentuk padat)
Latex-modified concrete(polimer portland cement concrete). Untuk menggantikan sebagian air campuran dengan latexb(polymer emultion)
Polymer- impregnated concrete, untuk menggantikan sebagian semen dgn polimer (jenis methyl metacrylate, styrene), berfungsi untuk mengurangi kadar pori, meningkatkan durabilitas.
self-comparing concrete :
kontruksi lebih cepat
pengurangan tenaga kerja dilapangan
finishing permukaan beton lebih baik
penempatan lebih mudah
memperbaiki durabilitas
kemudahan design (pemilihan bentuk)
penampang beton lebih tipis
mengurangi tingkat kebisingan karena tidak perlu pemadatan
lingkungan kerja lebih aman
Beton ringan (light-weight concrete)
beton dengan aggregate ringan (lightweight aggregate concrete), beton busa (foamed concrete) atau beton gas (autoclaved aerated concrete) dengan berat jenis antara 300 s/d 1600 kg/m3
keuntungan dari kontruksi beton ringan :
cepat dan relatif mudah dalam pengerjaannya (workability)
dapat dikerjakan tanpa pemadatan (self-compacting dan self-leveling)
biaya produksi lebih rendah dibandingkan beton normal
dapat mengisolasi panas dari luar bangunan
mengurangi biaya transportasi dan pengangkatan karena berkurangnya berat konstruksi
mudah dalam pemasangan (dapat dipotong dengan tangan, dipaku dan dibaut)
tahan api
dapat mengurangi jumlah perancah
Beton mutu tinggi
bahan bangunan dengan sistem 5 bahan
menggunakan addictives : silica fume, fly ash, metakaolin
menggunakan superplasticizer
FAS rendah
perubahan significant pada mikrostrukturnya dibandingkan mikrostruktur beton normal
1. produk hydratasi dan bagian-bagiannya
2. struktur pori
3. interface
perubahan besar pada sifat mekanis material
1. strength
2. modulus elastisitas
tingkat laku keharusan
4. durability
keuntungan beton mutu tinggi : pengukuran dimensi dan tulangan
penghematan penampang kolom dan tulangan tekan oleh beton mutu tinggi