This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tuesday, 13 March 2012

Perencanaan Balok Terlentur Bertulang Tarik Saja

Rabu, 5 Maret 2010

Hari ini kelas biasa ajah, sepi, rada ngantuk sih karna Opah Tanta ngejelasin satu contoh soal ampe 1 jam xixixi.. Langsung aja ke catatan lia pas kuliah hari ini yah.. Maav, lambat posting, soalnya banyak tugas n gak da net di rumah. 

Perencanaan Balok Terlentur Bertulang Tarik Saja

Untuk Analisis : MR = ØMn → Mn = ND (d-a/2)
Untuk Design : Mn = NT (d-a/2)

z = d-a/2

MR = ØMn = Ø ND z = Ø NT z
MR = Ø b d2 k → k = fc’ ω ( 1- 0,5 ω)
ω = ρ fy / fc’
Jika fc’ dan fy diketahui, maka k dapat dicari.

Sistem Penyediaan Air Bersih

Kamis, 4 Maret 2010

Berhubung minggu lalu Pak Alfian ke luar kota, jadi minggu ketiga ini baru pertemuan 2. Dosen kocak ini emang rada-rada sibuk kayaknya. Hari ni lawak li.. Tapi kelas kami ada rencana melakukan kunjungan ke PDAM Lambaro, Aceh Besar. Pinin nenok-nenok cara penyaringan air bersih ee.. Langsung aja ke pokok kuliah kemayen yahhh!!!

Bab 2 – Sistem Penyediaan Air Bersih

Pendahuluan

Dalam buku Rekayasa Lingkungan, dikatakan bahwa masalah air bersih menjadi perhatian negara-negara maju dan berkembang. Hal ini dikarenakan sulitnya kita memperoleh air bersih. Bahkan air yang digunakan oleh PDAM saja ada yang tercemar oleh limbah industri. Makanya, kita tertantang untuk menjaga air, agar penyediaan air bersih secara syarat yang telah ditentukan oleh Menkes dapat tercapai

Pengertian Air Bersih dan Air Minum

Air Bersih.

Menurut Ketentuan Umum Permenkes No. 416/Menkes/PER/IX/1990, air bersih adalah air yang memenuhi persyaratan bagi sistem penyediaan air minum, persyaratan dari segi kualitas air yang meliputi kualitas fisik, kimia, biologis,dan radiologis shingga apabila dikonsumsi tidak menimbulkan efek samping.

Air Minum

Berdasarkan Permenkes No. 416/Menkes/PER/IX/1990, yang memiliki kualitas maksimum yang telah ditentukan.

Persyaratan Dalam Penyediaan Air Bersih

1. Persyaratan kualitatif

Persyaratan kualitatif dilihat berdasarkan persyaratan dari segi kualitas air yang meliputi kualitas fisik, kimia, biologis,dan radiologis.
Syarat fisik : air yang jernih, tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa. Dan sebaiknya kurang dari 250
Syarak kimia : pH nya seimbang .
Syarat biologis : tidak mengandung bakteri penyebab penyakit.
Syarat radiologis : tidak mengandung bahan-bahan radioaktif, seperti alfa, bheta, dst.

2. Persyaratan kuantitatif

Yaitu persediaannya banyak dan mencukupi untuk kebutuhan.

3. Persyaratan kontinuitas

Dapat digunakan terus-menerus dan tidak akan pernah habis, baik secara kualitas maupun kuantitas.


SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH

Sumber/Asal Air Baku Utama
a. Air hujan
b. Air permukaan
c. Air tanah
d. Mata air

Sistem Individual dan Komunal

Sarana penyediaan air bersih secara individual :
a. Sumur
Misalnya Sumur gali, Sumur pompa tangan dangkal dan dalam, dan Sumur Bor.
b. Bak penampungan air hujan

Sarana penyediaan air bersih secara komunal :
a. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
b. Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPAM)
c. Pembangunan Hidran Umum, Kran Umum, dan Terminal Air
d. Perlindungan Mata Air (PAM)

Kebutuhan Air Bersih

Macam Kebutuhan Air Bersih
a. Kebutuhan domestik,
b. Kebutuhan Non Domestik,
• Kebutuhan institusional
• Kebutuhan komersial dan industri
• Kebutuhan fasilitas umum

Balok Beton

Rabu, 24 Februari 2010

BALOK PERSEGI DAN PLAT BERTULANG TARIK SAJA
Perbedaan Balok dan Kolom :
Balok : menerima beban lateral, yaitu tarik dan tekan.
Kolom : menerima beban lentur.

Balok
Momen luar harus ditahan oleh momen dalam (kekuatan balok)
Momen luar > momen dalam, maka beton akan runtuh.
Momen luar < momen dalam, maka beton aman.
Balok yang diberi tulangan tarik yaitu tulangan hanya diberikan pada bagian tarik (dibawah)

Rumus :
ND = 0,85 fC’ a b
NT = As fy
As = luas penampang tulangan tarik

Syarat Keseimbangan :
∑H = 0
∑M = 0
ND = NT
0,85 fC’ a b = As fy

→momen dalam nominal
a = β1 – c
β1 = 0,85 untuk f’c
β1

Pengertian Rekayasa Lingkungan

Bismillah..
Kamis, 18 Februari 2010
Tadi siang, pertama kali ketemu Pak Alfian, hahaha lawak li orangnya.. ngajarnya pun cepat dan yang terpenting gak ngantuk hihihi..Sebenarnya ini mata kuliah semester VI, tapi berhubung banyak yang leting 2008 di kelas, gak kerasa deh.. langsung aja ke pokok bahasan tadi siang lah yaa..

Rekayasa Lingkungan
Rekayasa Lingkungan adalah ilmu teknik sipil yang mempelajari tentang tata cara membangun konstruksi teknik sipil yang dapat mencegah terjadinya pencemaran lingkungan dan kerusakan alam. Contohnya, membangun cerobong asap suatu pabrik pada ketinggian tertentu, membuat saluran.
Seorang sarjana teknik sipil harus mampu mengadakan penyeimbangan. Karena lahan kerja teknik sipil pasti bersinggungan dengan alam, makanya ada istilah bidik asih, yaitu memperkecil atau mereduksi dampak aktivitas manusia pada lingkungan. Sarjana teknik sipil harus mampu memikirkan perencanaan yang tidak merusak lingkungan.

Berikut adalah beberapa hal yang harus dipahami dalam Rekayasa Lingkungan.
Pengertian Lingkungan hidup menurut UU RI No 4 tahun 1982, yaitu kesatuan ruang dengan benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang bersinggungan dengan makhluk hidup lainnya. Permasalahannya bagaimana cara manusia menempatkan diri dalam lingkungan dan bagaimana menjalankan kegiatan agar berkesinambungan dan menjaga kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Berikut macam-macam interaksi yang terjadi antara manusia dengan lingkungan :
• Interaksi timbal balik antara manusia dengan alam
• Interaksi timbal balik antara manusia dengan air
• Interaksi timbal balik antara manusia dengan tanah

Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan
Menurut UU RI No 23 tahun 1992, pengertian kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang menciptakan seorang yang produktif secara sosial ekonomis.
Kesehatan masyarakat adalah ilmu dan kiat untuk mencegah penyakit, memperpanjang harapan hidup, meningkatkan kesejahteraan dan efesiensi masyarakat melalui usaha masyarakat yang terorganisir dan sanitasi lingkungan, mengorganisir pelayanan medis.

Berikut Beberapa Usaha Kesehatan Masyarakat
Menurut konsep WHO ada 6 cara, yaitu :
1. Mengumpulkan informasi dan data kesehatan suatu wilayah
2. Mengupayakan pendidikan kesehatan
3. Mengupayakan kesehatan masyarakat
4. Mengupayakan pemberantasan penyakit menular
5. Mengupayakan kesejahteraan ibu dan anak
6. Mengupayakan pelayanan dan perawatan kesehatan

Menurut UU RI No 23 tahun 1992, Adapaun upaya kesehatan masyarakat dapat diwujudkan dengan 15 cara sebagai berikut :
1. Kesehatan keluarga
2. Perbaikan gizi
3. Pengamanan makanan dan minuman
4. Kesehatan lingkungan
5. Kesehatan kerja
6. Kesehatan jiwa
7. Pemberantasan penyakit
8. Penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan
9. Penyuluhan kesehatan masyarakat
10. Pengamanan sediaan farmasi dan alat kesehatan
11. Pengamanan zat adiktif
12. Kesehatan sekolah
13. Kesehatan olahraga
14. Pengobatan tradisional
15. Kesehatan mata

Peran sarjana Teknik Sipil dalam upaya kesehatan masyarakat :
1. Program penyediaan air bersih
2. Pengolahan dan pembangunan limbah cair, gas, dan padat
3. Pencegahan kebisingan
4. Pencegahan kecelakaan
5. Pengolahan sanitasi transpotasi
6. Pengelolaan kualitas lingkungan
7. Pencegahan penyebaran penyakit melalui air, udara, makanan dan vektor

Sumber : Modul Rekayasa Lingkungan

Materi Kuliah Sistem Transportasi

Bismillah..

Rabu, 24 Februari 2010

Dua hari yang lalu, senin pertama kali masuk mata kuliah bidang transport. Hmmm, berhubung semester lalu nilai Rekayasa Lalu Lintas I dan Teknologi dan Peralatan Konstruksi nilai daku C, sehingga daku agak ogah2an memilih dosen transport. Maka kali ini, terpilihlah Dr. Renni Anggraini, ST, M.Eng sebagai dosenku di mata kuliah Sistem Transportasi.

Langsung ajah ke bahan kuliahnya pada senin, 22 Februari 2010

Materi Kuliah
1. Pendahuluan
2. Faktor Penentu Pengembangan Transportasi
3. Komponen Sistem Transportasi
4. Sistem Jaringan Transportasi
5. Konsep Perencanaan Transportasi
6. Sistem Teknologi Transportasi
7. Sistem Opersai dan Pengembangan Transportasi
8. Parkir
9. Terminal
10. Ekonomi Transportasi
11. Keseimbangan antar tata guna lahan dan Sistem Transportasi
12. Transportasi Multimodal

Nah, itu bahan kuliah yang harus aku baca-baca, karna ibu pembimbing gak punya buku pegangan. sedangkan sistem penilaiannya adalah sebagai berikut :
Kehadiran 10%
Tugas 20%
Midtet 30%
Final 40%

Berhubung dosen aku baru pulang belajar dari Belanda, makanya perbandingan yang sering digunakan adalah negara Belanda dengan Indonesia... hihihi..

Masalah Transportasi di Indonesia :
1. Kemacetan lalu lintas yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas
2. Semerautnya tata kota
3. Urbanisasi
4. Kemerosotan mutu lingkungan kota
5. Konsumsi energi
6. Parkir yang tidak teratur
7. Angkutan umum yang tidak memadai
8. Tingginya public space
9. Konflik antara mobil dan motor


Masalah Transportasi terjadi disebabkan oleh 3 faktot yaitu :
1. Kendaraan pribadi lebih banyak dari public transpot
2. Pelayanan public transport yang tidak memuaskan
3. Kurangnya armada public transport

Referensi :
1. Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi, Erlangga
2. Urban Public Transportation
3. Dasar Transpotasi, Ir. Sri Handarto
4. Transportasi dan Traffic Engineering